Manfaat Jengkol atau Joring untuk Kesehatan
Jengkol yang juga biasa disebut Joring di daerah saya Sumatera Utara adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara yang belakangan ini harganya melambung tinggi dan sudah banyak dijual di Mal-mal.
Jengkol mengandung Kalsium yang tinggi. Selain itu, jengkol adalah sumber protein yang baik, yakni 23,3 g per 100 g bahan. Kadar proteinnya jauh melebihi tempe yang selama ini dikenal sebagai sumber protein nabati, yaitu hanya 18,3 gram per 100 gram.
Berikut beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan :
Untuk Kesehatan Tulang
Tingkat kalsium yang ada pada jengkol adalah 140 mg/100 g. Kalsium tinggi ini akan menjaga kesehatan tulang dari pengeroposan. Itulah pasalnya, jengkol sangat baik dikonsumsi oleh wanita hamil dan menyusui yang membutuhkan kalsium besar.
Mencegah Anemia
Selain protein, jengkol mengandung zat besi yang dapat membawa oksigen ke tubuh. Jika kekurangan zat besi, maka asupan oksigen berkurang dalam tubuh juga akan berkurang, maka tubuh akan lemas.
Antioksidan Alami
Jengkol mengandung beberapa vitamin yang baik untuk tubuh, seperti vitamin A, B1, B2, dan C. Vitamin A dalam jengkol yang mencapai 658 mg/100 gram sangat baik untuk kesehatan mata. Sedangkan, vitamin B1 dan B2 berguna membantu penyerapan protein. Vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas.
Mempercepat Penyembuhan Luka
Kandungan protein yang ada dalam jengkol cukup banyak, bahkan lebih dari makanan lain seperti kedelai dan kacang hijau. Dalam 100 gram jengkol mengandung sekitar 23,3 gram protein. Protein sangat berguna bagi tubuh untuk merangsang pertumbuhan sel-sel baru dan membantu mempercepat penyembuhan luka.
Fosfor
Fosfor merupakan mineral lain yang terkandung dalam jengkol. Dalam satu buah jengkol berukuran sedang terkandung sekitar 100 gram fosfor 166,7 m. Kegunaan fosfor adalah untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi seperti kalsium.
Jengkol mengandung Kalsium yang tinggi. Selain itu, jengkol adalah sumber protein yang baik, yakni 23,3 g per 100 g bahan. Kadar proteinnya jauh melebihi tempe yang selama ini dikenal sebagai sumber protein nabati, yaitu hanya 18,3 gram per 100 gram.
Berikut beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan :
Untuk Kesehatan Tulang
Tingkat kalsium yang ada pada jengkol adalah 140 mg/100 g. Kalsium tinggi ini akan menjaga kesehatan tulang dari pengeroposan. Itulah pasalnya, jengkol sangat baik dikonsumsi oleh wanita hamil dan menyusui yang membutuhkan kalsium besar.
Mencegah Anemia
Selain protein, jengkol mengandung zat besi yang dapat membawa oksigen ke tubuh. Jika kekurangan zat besi, maka asupan oksigen berkurang dalam tubuh juga akan berkurang, maka tubuh akan lemas.
Antioksidan Alami
Jengkol mengandung beberapa vitamin yang baik untuk tubuh, seperti vitamin A, B1, B2, dan C. Vitamin A dalam jengkol yang mencapai 658 mg/100 gram sangat baik untuk kesehatan mata. Sedangkan, vitamin B1 dan B2 berguna membantu penyerapan protein. Vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas.
Mempercepat Penyembuhan Luka
Kandungan protein yang ada dalam jengkol cukup banyak, bahkan lebih dari makanan lain seperti kedelai dan kacang hijau. Dalam 100 gram jengkol mengandung sekitar 23,3 gram protein. Protein sangat berguna bagi tubuh untuk merangsang pertumbuhan sel-sel baru dan membantu mempercepat penyembuhan luka.
Fosfor
Fosfor merupakan mineral lain yang terkandung dalam jengkol. Dalam satu buah jengkol berukuran sedang terkandung sekitar 100 gram fosfor 166,7 m. Kegunaan fosfor adalah untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi seperti kalsium.
![]() |
| Jengkol |

0 Response to "Manfaat Jengkol atau Joring untuk Kesehatan"