8 Manfaat Tahu bagi Kesehatan Tubuh
Mungking kita semua sudah mengenal tahu, karena tahu merupakan salah satu makanan yang paling sering dikonsumsi masyarakat indonesia.
Tahu adalah makanan yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang mengalami koagulasi dan merupakan sumber protein yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Berikut beberapa manfaat dari tahu bagi kesehatan :
1. Mencegah kanker
Tahu adalah sumber selenium yang baik, yakni salah atau mineral yang dibutuhkan tubuh sebagai penggerak fungsi sistem aktioksidan, dan turut membantu mencegah kanker usus. Bahkan pada pria, konsumsi tahu secara rutin dapat mengurangi risiko terkena kanker prostat. Sedangkan khusus bagi wanita, beberapa penelitian sempat menyebut bahwa kandungan gizi di dalam tahu, seperti protein dan serat, bantu kurangi risiko pertumbuhan jaringan tisu payudara (penyebab kanker payudara) sebanyak 60 persen.
2. Meningkatkan produksi energi
Tahu merupakan sumber makanan yang kaya zat besi, yang menyediakan 30 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk zat besi dalam 100 gram. Zat besi dalam tahu terutama digunakan sebagai bagian dari hemoglobin yang membantu dalam transportasi dan pelepasan oksigen ke seluruh tubuh mempromosikan produksi energi.
Tahu juga menyediakan 10 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk tembaga, mineral penting yang dimanfaatkan dalam sel darah merah. Tembaga juga membantu dalam mengurangi gejala rheumatoid arthritis. Makanan yang berasal dari kedelai, seperti tahu mengandung isoflavon (fitoestrogen atau estrogen tanaman) yang bekerja pada tubuh seperti bentuk estrogen.
3. Mencegah penyakit jantung
Sejumlah studi dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan bahwa asupan rutin protein kedelai yang terkandung dalam tahu dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol buruk) tanpa menurunkan HDL (kolesterol baik), yang menyebabkan penurunan risiko penyakit jantung.
4. Sahabat baik di masa menopause
Kandungan kalsium yang tinggi di dalam tahu dapat membantu wanita di usia menopause untuk senantiasa berada dalam kondisi yang fit dan sehat luar dalam. Konsumsi rutin tahu oleh wanita di usia menopause membantu mengurangi risiko keropos tulang dan juga mempertahankan kelancaran aliran darah agar selalu dalam kondisi prima. Selain itu, tahu juga memiliki manfaat untuk mencegah terjadi gejala rematik berlebih yang umum terjadi di usia menopause.
5. Memperlambat penuaan dini
Selain dikonsumsi sebagai makanan, tahu juga ternyata dapat dijadikan sebagai masker kecantikan untuk mencegah penuaan dini. Dengan cara dihancurkan hingga berbentuk pasta, tahu dapat bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit dan menjaga kelenturan otot wajah agar tidak cepat berkerut. Selain itu, kandungan vitamin E yang berasal dari kedelai sebagai bahas dasar tahu, bermanfaat untuk menutrisi kulit agar terhindar dari kusam.
6. Bantu cegah rambut rontok
Rambut manusia pada dasarnya terbentuk dari sejenis protein yang bernama keratin. Dengan menkonsumsi tahu secara rutin, rambut akan turut mendapat asupan protein baik yang cukup dari dalam tubuh, di mana bantu perpanjang usia rambut, sekaligus membuatnya lebat dan sehat.
7. Membantu menurunkan berat badan
Tinggi protein membuat perut tidak cepat merasa lapar. Juga, sifat rendah kalori (sekitar 80 kalori dalam 100 gram) tidak menambahkan kalori ekstra untuk menu diet Anda.
8. Membantu pasien diabetes dengan masalah ginjal
Diabetes dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, salah satunya gagal ginjal. Diabetes adalah penyebab utama kegagalan ginjal dengan tanda awal adanya sejumlah protein dalam urin. Sebuah penelitian dilakukan pada pria dengan diabetes tipe 2, yang semuanya didiagnosis dengan penyakit ginjal yang terkait dengan diabetes, menemukan bahwa protein kedelai dapat menurunkan 10 persen protein yang ditemukan dalam air .
Tahu adalah makanan yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang mengalami koagulasi dan merupakan sumber protein yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Berikut beberapa manfaat dari tahu bagi kesehatan :
1. Mencegah kanker
Tahu adalah sumber selenium yang baik, yakni salah atau mineral yang dibutuhkan tubuh sebagai penggerak fungsi sistem aktioksidan, dan turut membantu mencegah kanker usus. Bahkan pada pria, konsumsi tahu secara rutin dapat mengurangi risiko terkena kanker prostat. Sedangkan khusus bagi wanita, beberapa penelitian sempat menyebut bahwa kandungan gizi di dalam tahu, seperti protein dan serat, bantu kurangi risiko pertumbuhan jaringan tisu payudara (penyebab kanker payudara) sebanyak 60 persen.
2. Meningkatkan produksi energi
Tahu merupakan sumber makanan yang kaya zat besi, yang menyediakan 30 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk zat besi dalam 100 gram. Zat besi dalam tahu terutama digunakan sebagai bagian dari hemoglobin yang membantu dalam transportasi dan pelepasan oksigen ke seluruh tubuh mempromosikan produksi energi.
Tahu juga menyediakan 10 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk tembaga, mineral penting yang dimanfaatkan dalam sel darah merah. Tembaga juga membantu dalam mengurangi gejala rheumatoid arthritis. Makanan yang berasal dari kedelai, seperti tahu mengandung isoflavon (fitoestrogen atau estrogen tanaman) yang bekerja pada tubuh seperti bentuk estrogen.
3. Mencegah penyakit jantung
Sejumlah studi dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan bahwa asupan rutin protein kedelai yang terkandung dalam tahu dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol buruk) tanpa menurunkan HDL (kolesterol baik), yang menyebabkan penurunan risiko penyakit jantung.
4. Sahabat baik di masa menopause
Kandungan kalsium yang tinggi di dalam tahu dapat membantu wanita di usia menopause untuk senantiasa berada dalam kondisi yang fit dan sehat luar dalam. Konsumsi rutin tahu oleh wanita di usia menopause membantu mengurangi risiko keropos tulang dan juga mempertahankan kelancaran aliran darah agar selalu dalam kondisi prima. Selain itu, tahu juga memiliki manfaat untuk mencegah terjadi gejala rematik berlebih yang umum terjadi di usia menopause.
5. Memperlambat penuaan dini
Selain dikonsumsi sebagai makanan, tahu juga ternyata dapat dijadikan sebagai masker kecantikan untuk mencegah penuaan dini. Dengan cara dihancurkan hingga berbentuk pasta, tahu dapat bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit dan menjaga kelenturan otot wajah agar tidak cepat berkerut. Selain itu, kandungan vitamin E yang berasal dari kedelai sebagai bahas dasar tahu, bermanfaat untuk menutrisi kulit agar terhindar dari kusam.
6. Bantu cegah rambut rontok
Rambut manusia pada dasarnya terbentuk dari sejenis protein yang bernama keratin. Dengan menkonsumsi tahu secara rutin, rambut akan turut mendapat asupan protein baik yang cukup dari dalam tubuh, di mana bantu perpanjang usia rambut, sekaligus membuatnya lebat dan sehat.
7. Membantu menurunkan berat badan
Tinggi protein membuat perut tidak cepat merasa lapar. Juga, sifat rendah kalori (sekitar 80 kalori dalam 100 gram) tidak menambahkan kalori ekstra untuk menu diet Anda.
8. Membantu pasien diabetes dengan masalah ginjal
Diabetes dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, salah satunya gagal ginjal. Diabetes adalah penyebab utama kegagalan ginjal dengan tanda awal adanya sejumlah protein dalam urin. Sebuah penelitian dilakukan pada pria dengan diabetes tipe 2, yang semuanya didiagnosis dengan penyakit ginjal yang terkait dengan diabetes, menemukan bahwa protein kedelai dapat menurunkan 10 persen protein yang ditemukan dalam air .
![]() |
| Tahu |

0 Response to "8 Manfaat Tahu bagi Kesehatan Tubuh"