9 Tips Lindungi Data Pribadi dari Serangan Hacker




ShnKako.Com, -Berita yang marak sekarang ini di dunia internet, situs jual-beli eBay dilaporkan telah dicuri oleh hacker, nah untuk itu saya ingin mencoba membahas tips melindungi data pribadi dari serangan Hacker.

eBay mengakui bahwa secara global, 233 juta akun penggunanya termasuk nama, alamat, tanggal lahir, nomor telepon, alamat email, dan password mereka sudah berada di tangan hacker.

Lalu, bagaimana cara melindungi data pribadi agar terhindar dari serangan hacker? Mengutip laman The Guardian, simak beberapa tips sederhana di bawah ini.

1. Jangan Berikan Informasi Detil

Cara paling aman untuk melindungi data pribadi adalah jangan memberikan informasi pribadi dengan detil. Jika situs internet yang Anda pilih memaksa untuk memberikan data diri dengan lengkap, berikan informasi seminim mungkin.

Beberapa situs, seperti media sosial dan situs jual-beli memang sering meminta lebih banyak informasi dari Anda. Tapi ingat, informasi Anda sangat berharga karena hacker dapat mengakses semua yang diperlukan untuk menyalahgunakan data diri Anda.

2. Jangan Berikan Rincian Kartu Kredit

Rincian kartu kredit adalah salah satu informasi yang paling berharga dan target utama para hacker. Usahakan untuk menggunakan jenis pembayaran lain yang tidak mengharuskan Anda menyerahkan rincian kartu kredit.

PayPal adalah salah satu penyedia jasa transfer uang yang aman sehingga Anda tidak perlu memberikan rincian kartu kredit ketika ingin membeli sesuatu via online.

Layanan lainnya termasuk Google Wallet dan V.me dari Visa juga melindungi semua informasi pembayaran dari toko online. Namun demikian, Anda harus tetap mengamankan akun dengan password yang kuat.
3. Modifikasi Alamat

Beberapa layanan memang mewajibkan Anda untuk memberikan alamat rumah secara lengkap dan itu hampir tidak bisa dihindari. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melindungi data diri.

Ketika sebuah situs tidak meminta alamat rumah Anda secara lengkap, Anda dapat meninggalkan salah satu faktor penting. Misalnya, jika Anda masih belum memliliki rumah sendiri, cukup berikat nomor rumah kontrakan Anda saja.

Namun jika situs yang Anda tuju meminta alamat dan kode pos sekadar untuk verifikasi, seperti yang sering terjadi dengan layanan online streaming, berikan saja nomor kode pos lain yang ada di daerah sekitar rumah Anda.
4. Nomor Telepon Alternatif

Cukup banyak layanan yang memerlukan nomor telepon untuk memverifikasi identitas Anda. Nomor telepon biasanya digunakan untuk memperkuat identitas diri dari data yang ada pada operator seluler. Namun nomor telepon yang Anda berikan kerap menyebabkan banyaknya panggilan spam atau serangan phishing.

Untuk mengakalinya, Anda dapat memberikan nomor telepon alternatif alias nomor telepon sekunder. Bahkan ada beberapa layanan yang dapat memverifikasi nomor telepon palsu.

Setelah nomor sekunder Anda terdaftar, Anda bisa mengatur call forward atau pengalihan panggilan agar panggilan masuk tertuju ke nomor ponsel utama Anda.

5. Jangan Pakai Nama Lengkap

Nama adalah salah satu data diri yang kerap digunakan untuk membuat akun dan menggunakan layanan internet. Jadi, nama merupakan salah satu informasi pribadi yang kerap disalahgunakan oleh parah hacker jahat.

Untuk itu pilih situs dan layanan apa yang menurut Anda perlu menggunakan nama lengkap, nama palsu, atau nama panggilan. Bila memungkinkan, jangan sekali-kali memberi nama lengkap dengan nama tengah. Dengan begitu hacker akan sulit memperoleh nama asli Anda untuk disalahgunakan.

6. Palsukan Tanggal Lahir

Untuk memverifikasi usia, banyak situs dan layanan internet yang meminta tanggal lahir. Pun demikian, Anda bisa memberikan tanggal lahir palsu. Tanggal lahir wajib Anda lindungi dengan baik karena ini adalah salah satu bagian yang paling banyak digunakan untuk memverifikasi identitas kepada bank dan jasa keuangan penting lainnya.

Anda bisa merubah bulan atau tahun kelahiran, yang penting mudah untuk diingat. Agar Anda tidak lupa ketika sewaktu-waktu situs yang Anda tuju meminta tanggal lahir untuk memperketat keamanan, gunakan tanggal lahir palsu di semua situs.

7. Gunakan Banyak Email

Alamat email adalah informasi yang paling penting dan krusial. Pasalnya, kebanyakan layanan internet meminta Anda untuk me-reset password atau ketika Anda lupa password ke akun yang terkunci dengan menggunakan alamat email untuk verifikasi.

Tapi, begitu hacker mengakses akun email Anda, mereka berpotensi untuk mengakses layanan lain yang menggunakan akun email untuk mengambil login yang hilang. Dan itu sangat mungkin akan ada email konfirmasi di kotak masuk - sehingga hacker dapat meminta password ulang untuk login ke akun layanan internet milik Anda.

Mungkin hacker bisa memintanya ke Amazon, eBay, dan situs penting lainnya yang dianggap sebagai lahan basah. Untuk itu buatlah beberapa akun email. Misalnya seperti `anto@yahoo.com` untuk digunakan di eBay atau `4nto@gmail.com` untuk layanan PayPal dan sebagainya.

8. Pertanyaan Keamanan Palsu

Selain email dan tanggal lahir, banyak situs dan layanan internet yang meminta jawaban `rahasia` atas pertanyaan seperti "Siapa guru pertama Anda?" Atau "Di mana pertama kali Anda bertemu dengan pasangan?" Tidak ada salahnya jika Anda memberikan jawaban yang agak sedikit nyeleneh.

Jika memungkinkan, pilih pertanyaan rahasia dan berikan jawaban yang unik untuk setiap layanan. Misalnya, jika Anda mendaftar di layanan situs jual-beli eBay dengan pertanyaan "Siapa nama hewan peliharaan pertama Anda?" Kenapa tidak untuk memberikan nama eBay sebagai hewan peliharaan.

Keuntungan dari metode ini adalah akan membuat sejumlah hacker sulit untuk menemukan jawaban yang tepat. Pasalnya kebanyakan hacker mencari jawaban dari apa yang mereka dapatkan dari password.

9. Gunakan Software Manajemen Password

Masalah muncul ketika Anda mencoba untuk mengingat semua data diri yang dipalsukan atau informasi bervariasi. Solusi yang aman adalah dengan menyimpan password dan informasi penting lainnya di software manajemen password.

Password manager seperti LastPass atau 1Password menawarkan solusi aman untuk menyimpan lebih dari sekadar password. Dari mulai login untuk akun internet, termasuk password rahasia, tanggal lahir atau kode pos palsu.

Semua informasi tersebut dapat dibuka setiap kali Anda membutuhkannya. Sebagian besar layanan password manager yang bagus juga menyediakan beberapa cara untuk mengakses informasi melalui aplikasi mobile, website atau mode offline serta memiliki beberapa lapisan keamanan.

0 Response to "9 Tips Lindungi Data Pribadi dari Serangan Hacker "